Nasip pedagang di tengah wabah corona.
Gambar di ambil dari www.sodaqo.co.id
Sobat sudah 2 bulan ini bumi kita di landa wabah corona. Tak tek terkecuali indonesia. Virus corona tidak hanya menyerang kesehatan manusia namun juga sosial masyarakat sampai pada ekoninya juga. Para pembisnis mebgeluh degan hal tersebut nasip para pekerja juga banyak yang terdapak. Pedagang pedagang pasar pedagang, besar pedagang kecil hampir semua pedagang terdampak wabah corona. Ya corona yang awal kemunculanya di negri tirai bambu kini menyebar di ke penjuru dunia negara negara yang tidak siap akan hal tersebut kelabakan.
Dampak yang langsung dirasakan oleh para pedagang adalah menurunya daya beli masyarakat. Pedagang terkena wabah corona kini hanya bisa pasrah. Mereka berusaha memasarkan produknya dengan Online namun begitu tetap tidak bisa setabil. Di tegah wabah korona memag ada tantangan iya yang meguasai teknologi dengan beejualan onlin omset nya meningkat. Tapi tidak banyak juga pedagang yg memanfaatkan momen wabah ini dengan menimbun barang contoh yang nyata adalah Harga gula samapai naik 200%.
Di Ponorogo dari seorang pedagang baju di pasar legi lanag mengtakan bahwa semakin lama makin sepi bahkan satu hari kemarin dia gak menjual satu baju pun. Karena wabah corono ini para pedagang merasakan efek dari wabah corona.
Semoga wabah ini segera berakhir dan para pedagang bisa kembali normal.
Bisa berbagi di media sosial anda!!







0 comments:
Post a Comment